LAPORAN BEST PRACTISE
LAPORAN BEST PRACTISE
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI HOTS MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MELALUI MODEL PEBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VI
SD NEGERI 3 PENUKTUKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020
A. Latar
Belakang Masalah
Pembelajaran tematik terpadu
di SD sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013
merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa muatan
pelajaran dalam satu pembelajaran. Beberapa muatan, misalnya Bahasa Indonesia,
IPA, dan IPS disatukan dalam tema yang sama kemudian disajikan dalam satu
pembelajaran utuh yang saling berkaitan.
Dalam praktik pembelajaran
Kurikulum 2013 yang penulis lakukan selama ini, penulis menggunakan buku siswa
dan buku guru. Penulis meyakini bahwa buku tersebut sudah sesuai dan baik
digunakan di kelas karena diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Ternyata, dalam praktiknya, penulis mengalami beberapa kesulitan
seperti materi dan tugas tidak sesuai dengan latar belakang siswa. Selain itu,
penulis masih berfokus pada penguasaan pengetahuan kognitif yang lebih
mementingkan hafalan materi. Dengan demikian proses berpikir siswa masih dalam
level C1 (mengingat), memahami (C2), dan C3 (aplikasi). Guru hampir tidak
pernah melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat
tinggi (higher order thinking skills/
HOTS). Penulis juga jarang
menggunakan media pembelajaran. Dampaknya, suasana pembelajaran di kelas kaku
dan anak-anak tampak tidak ceria.
Berdasarkan hasil wawancara
dengan beberapa siswa diperoleh informasi bahwa (a)
siswa malas mengikuti pembelajaran yang banyak dilakukan guru dengan
cara ceramah’ (b) selain ceramah, metode yang selalu dilakukan guru adalah
penugasan. Sebagian siswa mengaku jenuh dengan tugas-tugas yang hanya bersifat
teoritis. Tinggal menyalin dari buku teks.
Untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0, siswa harus dibekali keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills). Salah satu model pembelajaran yang berorientasi pada HOTS dan disarankan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning/PBL. PBL merupakan model pembelajaran yang mengedepankan strategi pembelajaran dengan menggunakan masalah dari dunia nyata sebagai konteks siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep esensial dari materi yang dipelajarinya. Dalam PBL siswa dituntut untuk mampu memecahkan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari (kontekstual). Dengan kata lain, PBL membelajarkan siswa untuk berpikir secara kritis dan analitis, serta mencari dan menggunakan sumber pembelajaran yang sesuai untuk memecahkan masalah yang dihadapi.
Setelah melaksanakan
pembelajaran tematik terpadui dengan model PBL, penulis menemukan bahwa proses
dan hasil belajar siswa meningkat. Lebih bagus dibandingkan pembelajaran
sebelumnya. Ketika model PBL ini diterapkan pada kelas VI yang lain ternyata
proses dan hasil belalajar siswa sama
baiknya. Praktik pembelajaran PBL yang berhasil baik ini penulis simpulkan
sebagai sebuah best practice (praktik baik) pembelajaran berorientasi HOTS
dengan model PBL.
A.
Jenis
Kegiatan
Kegiatan yang dilaporkan dalam laporan praktik baik ini
adalah kegiatan pembelajaran matatematika
kurikulum 2013 di kelas VI semester I Tahun Pelajaran 2019/2020
B.
Manfaat
Kegiatan
Manfaat penulisan pratik baik ini adalah meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran tematik integratif yang berorientasi HOTS
Laporan Lengkap Silahkan Klik Link 👇👇👇https://drive.google.com/file/d/1dMdqGDaHJ_TZxbd2_CzhU4xSYWcSHg33/view?usp=sharing
mantap bosku
BalasHapus